5 Tips Merawat Luka Caesar Di Rumah

makanan yang cepat menyembuhkan luka caesar, cara merawat luka caesar setelah buka perban, penyebab luka caesar keluar cairan, tanda jahitan caesar terbuka

Perawatan post caesar memang membutuhkan kehati-hatian tinggi, agar tidak infeksi hingga bernanah. Nah, berikut adalah 5 tips merawat luka caesar yang aman.

LSI: makanan yang cepat menyembuhkan luka caesar, setelah buka perban, penyebab luka caesar keluar cairan, tanda jahitan caesar terbuka

Melahirkan dengan cara operasi caesar memang menyisakan luka jahitan. Kerapkali luka ini menimbulkan rasa ketidaknyamanan, serta membutuhkan waktu penyembuhan yang lumayan lama. Nah, berikut tips merawat luka caesar selama di rumah agar cepat pulih.

Apa Itu Luka Operasi Caesar?

Ada beberapa alasan yang mengharuskan ibuk menjalankan operasi caesar. Prosedur operasi ini dilakukan dengan cara menyayat bagian perut sepanjang 10- 20cm. Umumnya sayatan tersebut dibuat horizontal maupun vertikal. Karena luka sayatan tersebut cukup besar maka buibuk harus merawat dengan baik dan benar.
Pada awal nifas, bekas jahitan akan sedikit timbul, berwarna gelap dan bengkak. Tak jarang, gerakan yang buibuk lakukan dapat membuat luka terasa perih.

Tips Cara Merawat Luka Caesar Pasca Buka Perban

Bekas jahitan caesar memang membutuhkan perawatan khusus karena rentan menimbulkan infeksi. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab luka caesar keluar cairan/nanah. Biasanya kondisi tersebut terjadi karena adanya bakteri staphylococcus aureus, 15 – 20% ibu yang melahirkan caesar akan mengalami hal tersebut.

Berikut beberapa faktor penyebab luka caesar keluar cairan, antara lain :

  •  Berat badan berlebih
  • Menderita diabetes
  • Pernah melakukan operasi caesar pada kehamilan sebelumnya
  • Mempunyai kebiasaan merokok
  • Memiliki alergi pada antibiotik penisillinAdapun tips yang dapat buibuk lakukan mandiri di rumah, antara lain:

Menghindari Aktivitas Yang Berat

Selama masa pemulihan pasca operasi caesar, sebaiknya buibuk tidak melakukan kegiatan yang cukup berat dan menimbulkan kelelahan. Pada enam minggu pertama, buibuk harus menghindari mengangkat benda-benda yang berat, atau berhubungan intim dengan pasangan.

Karena aktivitas tersebut dapat menyebabkan tekanan di area perut, sehingga meningkatkan risiko luka caesar berair.

Rutin Mengganti Perban

Pada mulanya, luka jahitan setelah operasi caesar tertutupi perban. Jadi, buibuk perlu mengganti perban secara berkala. Bila melihat terdapat cairan yang merembes, maka segera hubungi dokter.

Menjaga Luka Tetap Kering

Csetelah buka perban adalah dengan memastikan bekas jahitan tetap kering selama 1 minggu. Hal ini perlu buibuk lakukan agar luka tidak terinfeksi. Apabila dalam jangka waktu 1 minggu, luka terasa gatal artinya sudah berangsur pulih.

Mengonsumsi Makanan Bergizi

Cara lain untuk merawat luka caesar adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi, Makanan yang cepat menyembuhkan luka caesar contohnya telur, ayam atau bahan lain tinggi protein. Pada masa pemulihan ini, sebaiknya buibuk tidak berdiet agar luka cepat pulih.

Menghindari Berendam

Selain keempat tips di atas, cara merawat luka lainnya adalah tidak berenang setelah bersalin.

Kenali Tanda Jahitan Caesar Terbuka

Setelah mengetahui cara merawat luka caesar, maka simak beberapa tanda jahitan terbuka.

  •  Muncul rasa nyeri di area bekas sayatan luka
  • Mengalami pendarahan
  • Demam tinggi
  • Tercium bau tidak sedap dari bagian luka
  • Keputihan berbau sangat busuk

Jadi, itulah lima tips yang bisa buibuk lakukan. Untuk mengurangi nyeri paska melahirkan secara caesar maupun normal, buibuk juga bisa mencoba untuk postnatal treatment di homecare artiibu Segera konsultasi dengan dokter jika cairan merembes keluar dari luka tersebut. Semoga tips di atas dapat bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×